libforda | Badan Litbang Kehutanan, Berusaha Tingkatkan Peringkat Webometrics

Detail Berita

Badan Litbang Kehutanan, Berusaha Tingkatkan Peringkat Webometrics

Cisarua (25/11/2013). Menurut badan pemeringkatan lembaga riset dunia Webometrics, saat ini Badan Litbang Kehutanan menduduki peringkat 1033 dari 8000 lembaga riset sedunia dan menduduki peringkat 5 secara nasional. ”Untuk itu diperlukan suatu strategi yang tepat dalam menaikkan rangking Badan Litbang Kehutanan dalam peringkat Webometrics” demikian arahan Sekretaris Badan Penelitian Kehutanan, Ir. Tri Joko Mulyono, MM. dalam acara Penyegaran Perpustakaan Badan Litbang Kehutanan di Hotel Royal Safari Garden, Cisarua hari senin (25/11).

 

Menanggapi hal tersebut Dr. Ir. Arif Iman Suroso, MSc, nara sumber dalam acara tersebut mengatakan bahwa strategi yang dapat dilakukan antara lain dengan meningkatkan aktivitas website Badan Litbang Kehutanan. “Diperlukan peningkatan size, visibility, rich file dan scholar” kata Arif. Keempat hal tersebut merupakan indikator dalam pemeringkatan lembaga penelitian oleh Webometrics. 

 

Wakil Rektor IPB Bidang Komunikasi dan Bisnis tersebut  mengatakan bahwa Webometrics merupakan lembaga pemeringkatan lembaga riset dunia yang dipelopori oleh Cybermetrics Lab, sebuah kelompok riset milik B adan Penelitian Publik terbesar di Spanyol yang bertujuan untuk mempromosikan publikasi melalui web. Lebih lanjut Arif menjelaskan bahwa tujuan pemeringkatan Webometrics yaitu mendukung Open Access Initiatives,  mendukung akses terbuka terhadap publikasi ilmiah dalam bentuk elektronik.  Perangkingan lembaga penelitian  berdasarkan pengukuran banyaknya aktivitas & dampak suatu institusi di Internet.

 

”Motivasinya adalah institusi dan peneliti agar “hadir” dalam dunia web yang dapat merefleksikan aktivitas yang dilakukannya seakurat mungkin”,  kata Arif.

 

Arif juga menjelaskan untuk kasus Badan Litbang Kehutanan dan UPT di bawah Badan Litbang Kehutanan, harusnya ada penyesuaian sub domain di seluruh satker daerah untuk memberikan kontribusi kepada domain Badan Litbang Kehutanan. Sub domain harusnya berada di bawah forda-mof.org. “Saat ini semua UPT belum ada yang menggunakan forda-mof.org sebagai domain web mereka, sehingga hal ini harus segera ditata ulang sebagai salah satu upaya meningkatkan peringkat webometrics Badan Litbang Kehutanan” kata Arif.

 

Narasumber lain Budi Nugroho, MT dari Pusat Dokumentasi dan Informasi Ilmiah Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia, mencontohkan LIPI yang memiliki 448 sub domain, dari domain utama LIPI. Hal tersebut yang membuat LIPI berhasil menembus peringkat 99 dunia pada tahun 2012 dan saat ini peringkat 107 dunia.

 

 "Pustakawan berperan dalam memperkaya jumlah konten subdomain pdii.lipi.go.id” kata Budi Nugroho. Lebih lanjut Budi Nugroho menjelaskan strategi memperkaya jumlah konten yang dilakukan oleh pustakawan LIPI antara lain dengan mengikuti lomba menulis artikel untuk web, menampilkan koleksi bahan pustaka terbaru di web, dan lain-lain. Hal-hal tersebut menjadi target sasaran kinerja pegawai.

 

Kepala Bagian Evaluasi Diseminasi dan Perpustakaan, Ir. C. Nugroho Sulistyo Priyono, MS c, moderator pada kegiatan tersebut menyatakan bahwa perubahan nama domain akan diubah secara perlahan, karena hal ini tidak dapat dilakukan secara tiba-tiba. “Pengunggahan berita di web masing-masing harus mulai dilakukan lebih sering lagi saat ini, misalnya aktifitas penyuluhan di lapangan, hasil penelitian, meski hanya berita kecil tetap mengandung informasi yang dapat dimanfaatkan oleh orang lain” kata Nugroho.

 

Penyegaran Perpustakaan tahun ini mengambil tema “Optimalisasi Peran dan Fungsi Perpustakaan dalam mendukung Peningkatan Peringkat Webometrics Badan Litbang Kehutanan dan Strategi Pencapaian Kenaikan  Jenjang Karier Jabatan Fungsional Pustakawan”. Peserta penyegaran yaitu para pustakawan, calon pustakawan dan pengelola perpustakaan lingkup Badan Litbang Kehutanan, serta pengelola data dan informasi hasil litbang kehutanan lingkup Sekretariat Badan Litbang Kehutanan.

 

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 25-26 November tersebut juga menghadirkan nara sumber lain dari Pusat Pengembangan Pustakawan, Perpustakaan Nasional RI, Dra. Opong Sumiati, MSi. dan pemerhati perpustakaan yang juga mantan pustakawan utama LIPI, Blasius Sudarsono, MLS. Kedua narasumber memberikan materi terkait peningkatan motivasi kerja pustakawan.

 

Sedangkan pada hari kedua para peserta juga berkesempatan untuk mendapatkan materi tentang butir-butir kegiatan jabatan fungsional pustakawan dari Sekretariat Tim Penilai Pustakawan, Perpustakaan Nasional RI.

 

Mengakhiri arahannya Tri Joko juga berpesan agar pustakawan memperhatikan strategi dalam meningkatkan pemeringkatan Webometrics serta meningkatkan pencapaian jenjang karier pustakawan, sehingga dalam bekerja, pustakawan harus dapat menentukan target yang akan dicapai. “Bekerjalah dengan tetap menjaga performance individu, untuk meningkatkan kinerja seluruh instansi.” Kata Tri Joko. (TS)

 


 

Materi Penyegaran Perpustakaan Badan Litbang Kehutanan 2013

Peran Dan Fungsi Perpustakaan Mendukung Peringkat Webometric Badan Litbang Kehutanan

Jabatan Fungsional Pustakawan  Dan Reformasi Birokrasi

Pengalaman PDII-LIPI dalam mendukung LIPI meraih peringkat  100 dunia Webometrics

Peningkatan Kompetensi & Profesionalisme Tenaga Perpustakaan