Friday, 10 September 2010   
 
Menu Utama






Katalog
Katalog Koleksi
Index A - Z
Pembatas
Extra
Berita
Pengumuman
Buku Tamu
Statistika Perpustakaan
Online Database
Publikasi
E-Learning

Polling
Bagaimana kondisi hutan di Indonesia?
Bagus
Biasa
Hancur
Lihat hasil Polling

Jumlah Kunjungan
Anda Pengunjung
ke-162671



Untitled Document
Admin Status:
 
BERITA DETAIL

Orangutan Itu Membuat Sarang di Pohon Durian
15-12-2009  09:18:34

JAMBI, KOMPAS.com — Warga Desa Suban, Jambi, diimbau tidak mengganggu Win Gayo, orangutan sumatra yang masuk ke perkebunan warga sejak Rabu (3/12).

Manajer Stasiun Reintroduksi Orangutan Sumatera Frankfurt Zoological Society (FZS) Julius Paolo Siregar di Jambi, Jumat (4/12), mengatakan bahwa orangutan jantan bernama Win Gayo telah membuat sarang di pohon durian warga Desa Suban, Kecamatan Batang Asam, Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Orangutan itu kini menjadi tontonan masyarakat.

Win Gayo merupakan orangutan sumatra yang dilepasliarkan oleh FZS di Sungai Amparing, Desa Lubuk Kambing, Kecamatan Ranah Mendalo, Tanjung Jabung Barat, pada Desember 2008.

Dari pengamatan terakhir, Win Gayo kerap berada di Dusun Muaro Danau, Desa Lubuk Kambing, sementara Desa Suban berada di seberang Sungai Pengabuhan.

Menurut Julius, karena Desa Suban hanya berada di seberang sungai, Win Gayo bisa masuk ke desa tersebut, apalagi kalau banyak sumber makanan seperti musim buah sekarang ini.

Berdasarkan pengalaman selama masa pemeliharaan, Win Gayo mempunyai sifat tidak berani mengganggu manusia. Namun jika merasa terancam, maka ada kemungkinan orangutan ini melakukan perlawanan.

Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, Julius mengimbau masyarakat agar tidak melalukan upaya-upaya yang dikhawatirkan dapat mengganggu keberadaan orangutan, sebelum Win Gayo digiring kembali ke habitatnya.

FZS membuka Open Orangutan Sanctuary (OOS) di Danau Alo, Desa Lubuk Kambing, awal 2009. Ada lima orangutan sumatra yang telah dilepasliarkan dengan tujuan membuka habitat baru. Diharapkan, hewan dilindungi ini mampu merestorasi hutan yang sudah rusak secara alami.

Kelima orangutan itu diberi nama Bim-Bim, Rencong, Waikiki, Roma, dan Win Gayo.

Sementara itu, Manajer OOS Padma Seputra Purba yang berada di lokasi menyatakan, kondisi Win Gayo cukup baik, tetapi sedikit menunjukkan kemarahan.

Kerumunan orang di bawah pohon membuat Win Gayo merasa terancam sehingga melempari warga dengan durian. Aparat Desa Suban juga berusaha memberi pengertian kepada warga untuk tidak menjadikan Win Gayo sebagai tontonan.

"Posisi Win Gayo sangat dekat dengan perkampungan dan jalan raya sehingga banyak sekali warga yang datang menonton. Hingga kini tidak ada gangguan dari warga. Namun, ada yang berusaha mendekati Win Gayo untuk memberi makan buah-buahan," kata Padma.

Sejumlah staf FZS akan terus memantau Win Gayo dan berusaha mengembalikan orangutan ini ke dalam hutan. FZS juga akan mengganti kerugian selayaknya kepada masyarakat akibat aktivitas orangutan yang masuk ke perkampungan.


Sumber : http://sains.kompas.com/read/xml/2009/12/04/21211166/orangutan.itu.membuat.sarang.di.pohon.durian


Kembali ke halaman index berita
  
 
Penelusuran
 Penelusuran dalam web
 
 
 Penelusuran global
 
 

Kalender
phpCalendar.php
September - 2010
Ming Sen Sel Rab Kam Jum Sab
      1 2 3 4
5 6 7 8 9 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30    

Berita Terbaru
3 Hasil Penelitian Badan Litbang Kehutanan dalam 102 Inovasi Indonesia yang paling Prospektif tahun 2010
Update :
2010-08-27 09:01:10
Sumber : http://www.dephut.go.id/
3 hasil penelitian Badan Litbang Kehutanan dalam 102 Inovasi Indonesia yang paling prospektif tahun 2010 3 hasil penelitian Badan Penelitian dan Pengembangan Kehutanan berhasil masuk dalam 102 Inovasi Indonesia yang paling prospektif tahun 2010, yaitu: 1. Pemanfaatan Limbah Batang Sawit sebagai Alternatif Bahan Baku
-----------------------------------------------------
Perdagangan Karbon Bukan Bisnis Utama
Update :
2010-06-02 12:39:17
Sumber : http://koran.kompas.com/read/xml/2010/06/01/03285222/perdagangan.karbon.bukan.bisnis.utama
Selasa, 1 Juni 2010 | 03:28 WIB Jakarta, Kompas - Kalangan pengusaha kehutanan mengingatkan pemerintah untuk lebih berhati-hati menerapkan moratorium penerbitan izin baru konversi hutan alam dan lahan gambut untuk mendapatkan kompensasi karbon. Perdagangan karbon bukan bisnis utama sektor kehutanan nasional
-----------------------------------------------------
Norwegia Bayar Tunai Stok Karbon
Update :
2010-06-02 12:38:19
Sumber : http://cetak.kompas.com/read/xml/2010/05/29/02481156/norwegia.bayar.tunai.stok.karbon
Sabtu, 29 Mei 2010 | 02:48 WIB Jakarta, Kompas - Pemerintah Norwegia sepakat bekerja sama dengan Indonesia untuk menurunkan emisi gas rumah kaca dari penggundulan dan degradasi hutan dengan kompensasi pembayaran tunai atas kenaikan stok karbon tahun 2013. Penerbitan izin baru
-----------------------------------------------------
Penasehat Kapolri: Polisi Sering Ditekan Cukong Kayu
Update :
2010-04-23 07:46:23
Sumber : http://www.detiknews.com/read/2010/04/23/064512/1343826/10/penasehat-kapolri-polisi-sering-ditekan-c
Jakarta - Mulai tahun 2005, Kepolisian telah bertindak aktif untuk memberantas mafia kehutanan yang sebenarnya sudah marak sejak masa orde baru. Penegak hukum pun sering mendapatkan tekanan dari para cukong kayu ketika melakukan pengusutan kasus ini. "Mafia hutan ini sudah berlangsung
-----------------------------------------------------
IPW Desak Satgas Segera Turun ke Lapangan Ungkap Mafia Hutan
Update :
2010-04-23 07:45:28
Sumber : http://www.detiknews.com/read/2010/04/23/013525/1343799/10/ipw-desak-satgas-segera-turun-ke-lapangan
Jakarta - Indonesia Police Watch (IPW) mendukung penuh upaya langkah Indonesia Corruption Watch (ICW) yang meminta Satgas Pemberantasan Mafia Hukum mengusut mafia kehutanan. IPW juga meminta Satgas segera menyelidiki atas dasar apa polisi menghentikan sejumlah kasus ilegal logging di Riau. "Kita
-----------------------------------------------------
Login
 Username :
 
 Password  : 
 

 

 Lupa password anda ?
 
Halaman Utama | Galeri | Web Link | Forum | Kontak Kami | Download | Site Map
Copyright © 2007
Perpustakaan "R.I. Ardi Koesoema"
Badan Penelitian dan Pengembangan Kehutanan
Saran dan Kritik : webmaster