libforda | Mengenal Laboratorium Indonesian Tropical Forest Culture Collection (INTROF-CC)

Detail Berita

Mengenal Laboratorium Indonesian Tropical Forest Culture Collection (INTROF-CC)

Dalam rangka mendukung upaya konservasi keaneragaman hayati sekaligus mencegah terjadinya biopyracy, Puslitbang Hutan telah membangun INTROF-CC (Indonesian Tropical Forests Culture Collections) untuk membantu pembangunan database nasional keanekaragaman hayati Indonesia.

INTROF-CC adalah sistem pengelolaan kultur mikroorganisme berupa isolate bakteri, fungi berfilamen, yeast dan beberapa actinomycetes yang dikoleksi dari berbagai tipe ekosistem hutan tropis Indonesia, seperti mangroves, rawa gambut, semi arid, dan lain-lain. INTROF-CC dikelola oleh Laboratorium Mikrobiologi Hutan.

Laboratorium ini telah memiliki 3653 isolat dari berbagai jenis bakteri, jamur dan khamir (yeast) dan 35% sudah teridentifikasi dan 15% sudah diujicoba di lapangan. Koleksi tersebut sudah termasuk isolat fungi pembentuk gaharu, isolat mikroba selulolitik untuk proses pembuatan bioetanol dan isolat oleaginous yeast untuk pembuatan biodiesel.

INTROF-CC telah dilengkapi beberapa peralatan baru, antara lain: penyimpan isolat dalam jangka panjang berupa Ultra Low Freezer (-80°C); penyimpan sampel (konsorsium mikroorganisme dalam media alami), enzim dan reagent berupa Freezer (-20 °C); penyimpan isolat dalam jangka menengah berupa Showcase Refrigerator; proses isolasi berupa Biosafety Cabinet dalam ruangan khusus; proses inkubasi mikroorganisme berupa rak kultur, shaker incubator, dan instrument-instrument untuk pengamatan morfologi kultur mikroorganisme, seperti colony counter, mikroskop yang sudah terkoneksi dengan system computer sehingga memudahkan proses pengamatan; proses analisa molekuler, di samping perlengkapan yang telah ada sebelumnya di Lab Mikrobiologi Hutan, lab. INTROF-CC juga menambah 2 unit thermocycler untuk proses PCR; kelengkapan peralatan analisa biokimia berupa alat untuk purifikasi protein; uji coba produksi metabolit tertentu yang dihasilkan oleh sel bakteri dan yeast unggulan dalam skala laboratorium berupa alat fermentor/bioreactor, kapasitas 1L; serta beberapa peralatan Laboratorium dasar lainnya, seperti timbangan analitik, waterbath, vortex, hot plate stirrer, autoclave.

Informasi lebih lanjut dapat diperoleh melalui link berikut http://www.wfcc.info/ccinfo/collection/by_id/943

 

Sumber :

1http://www.forda-mof.org/berita/post/2647-kepala-bli-resmikan-laboratorium-indonesian-tropical-forest-culture-collection--introfcc

2https://www.facebook.com/puslitbanghut/posts/introf-cc-solusi-masalah-pangan-energy-dan-obat-obatan-masa-depan-indonesiapusli/1076674369068405/

3http://www.wfcc.info/ccinfo/collection/by_id/943