Perpustakaan "R.I. Ardi Koesoema" | Penggunaan Perekat Tanin Formaldehida Terhadap Keteguhan Rekat dan Emisi Formaldehida Papan Lamina Rotan

Detail Berita

Penggunaan Perekat Tanin Formaldehida Terhadap Keteguhan Rekat dan Emisi Formaldehida Papan Lamina Rotan

Bogor, (BLI, 10/06/2019) - Produk komposit rotan semakin diminati pasar sebab produk turunannya bernilai dekoratif dan ekonomis. Produk komposit rotan tersebut pun berpotensi sebagai bahan pengganti mebel kayu. Komposit rotan pertama kali dikembangkan oleh Pusat Inovasi Rotan Nasional (PIRNas) dengan cara merekatkan beberapa rotan berdiameter lebih dari 30 mm menggunakan perekat resorsinol formaldehida. Pada perkembangannya, penggunaan bahan perekat import pada produk komposit menyebabkan besarnya biaya produksi sehingga perlu dikembangkan bahan substitusi perekat pada produk komposit.

Tim peneliti  dari Pusat Penelitian Hasil Hutan melakukan pengujian terhadap jenis rotan besar berdiameter lebih dari 30 mm dengan perekat berbasis fenol dari kulit kayu mangium, kulit kayu mahoni, dan serbuk kayu gergajian merbau. Selanjutnya, papan lamina rotan berukuran 1,5 cm x 7,5 cm x 90 cm terbuat dari lima lapis yang dilabur pada salah satu sisi permukaan dan dikempa panas dengan tekanan spesifik 10 kg/cm2 selama tiga jam. Pengujian produk papan lamina rotan meliputi keteguhan rekat dan emisi formaldehida, serta nilai keteguhan rekat contoh uji buatan PIRNas sebagai pembanding.

Berdasarkan hasil pengujian, teridentifikasi bahwa keteguhan rekat dan emisi formaldehida papan lamina rotan dipengaruhi oleh interaksi jenis bahan baku tanin, suhu kempa dan bobot labur. Kualitas rekat papan rotan terbaik diperoleh pada penggunaan perekat tanin formaldehida mangium berbobot labur 200 g/m2 pada permukaan dan suhu kempa 100oC, dengan emisi formaldehida yang masih dalam batas aman. Lebih lanjut, dari sekitar 28% papan lamina rotan hasil percobaan, nilai keteguhan rekatnya melebihi nilai keteguhan rekat papan PIRNas yang menggunakan perekat sintetis impor berbasis fenolik. *RAH*

Artikel jurnal dapat diunduh pada : http://ejournal.forda-mof.org/ejournal-litbang/index.php/JPHH/article/view/4279/4678

DOI : https://doi.org/10.20886/jphh.2019.37.1.33-41