Perpustakaan "R.I. Ardi Koesoema" | Perpustakaan BLI berikan Bimbingan Teknis E-Journal bagi Universitas Nusa Bangsa

Detail Berita

Perpustakaan BLI berikan Bimbingan Teknis E-Journal bagi Universitas Nusa Bangsa

Bogor (BLI, 21 Februari 2019). Perpustakaan RI Ardi Koesoema, Badan Litbang dan Inovasi, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (Perpustakaan BLI) memfasilitasi bimbingan teknis bagi pengelola jurnal Universitas Nusa Bangsa, Bogor (UNB) pada tanggal 20-21 Februari 2019. BLI telah berhasil mengelola penerbitan e-journal melalui portal publikasi BLI (ejournal.forda-mof.org) dengan 10 jurnal terakreditasi nasional sehingga dijadikan benchmark oleh pengelola jurnal ilmiah UNB.

Fasilitasi yang diberikan Perpustakaan  BLI yaitu instruktur dan penyediaan ruangan. Bimbingan teknis diselenggarakan atas permintaan Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) UNB. Peserta bimbingan teknis yaitu sebanyak 6 orang dosen terdiri 2 orang dosen dari LPPM UNB dan 4 orang dosen yang mendapatkan tugas sebagai pengelola jurnal. Rombongan peserta  dipimpin Kepala Bidang Publikasi LPPM UNB, Dr. Andi Masnang.

“Setiap fakultas di UNB menerbitkan jurnal, namun baru 5 jurnal yang siap bermigrasi ke e-journal yaitu 5 jurnal ilmiah yaitu Jurnal Nusa Sylva, Jurnal Sains Natural, Nusa Ekonomika, Jurnal ESDA dan Jurnal Agrisintech”, ujar Andi Masnang, yang juga dosen Fakultas Pertanian UNB. Lebih lanjut Andi berharap dengan bimbingan teknis di Perpustakaan BLI dapat meningkatkan pengelolaan e-journal lingkup UNB sehingga dapat meningkatkan akreditasi UNB.

Metode bimbingan teknis dilakukan dalam bentuk presentasi materi oleh instruktur dan praktek langsung oleh para peserta. “Untuk mencapai sasaran kegiatan berupa terwujudnya pemahaman terkait manajemen pengelolaan jurnal elektronik sesuai standar akreditasi nasional dan terwujudnya keahlian dalam pemanfaatan Open Journal System (OJS) sebagai platform manajemen pengelolaan e-journal maka metode praktek akan lebih efektif”, ujar Suhardi Mardiansyah, salah satu instruktur bimbingan teknis,. Suhardi menjelaskan bahwa materi bimbingan teknis berupa pedoman akreditasi jurnal ilmiah, pengenalan OJS, fitur dan menu OJS serta pemanfaatan aplikasi referensi dalam penulisan karya ilmiah.

Pedoman akreditasi jurnal ilmiah terbaru yaitu sesuai dengan Peraturan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia Nomor 9 Tahun 2018 tentang Akreditasi Jurnal Ilmiah yang ditetapkan bulan Maret 2018 lalu. Peraturan tersebut mensyaratkan setiap jurnal ilmiah harus dikelola dan diterbitkan dalam format elektronik atau e-journal. Salah satu platform dalam manajemen penerbitan e-journal yaitu Open Journal System (OJS) yang dikembangkan oleh Public Knowledge Project (PKP). OJS bersifat terbuka atau open source sehingga banyak dipakai dan direkomendasikan untuk pengelolaan e-journal di Indonesia. (TS).