Perpustakaan "R.I. Ardi Koesoema" | KEMENRISTEKDIKTI LAKUKAN MONITORING DAN EVALUASI JURNAL UNTUK PENUHI STANDAR MUTU TATA KELOLA JURNAL NASIONAL DAN INTERNASIONAL

Detail Berita

KEMENRISTEKDIKTI LAKUKAN MONITORING DAN EVALUASI JURNAL UNTUK PENUHI STANDAR MUTU TATA KELOLA JURNAL NASIONAL DAN INTERNASIONAL

BLI (Bogor_27/8/2018)_Dalam rangka meningkatkan jumlah jurnal ilmiah terakreditasi dan meningkatkan jumlah jurnal terakreditasi menjadi jurnal bereputasi internasional dan terindeks, Direktorat Pengelolaan Kekayaaan Intelektual, Direktorat Jenderal Penguatan Riset dan Pengembangan menyelenggarakan acara Monitoring dan Evaluasi Jurnal Yang Memenuhi Standar Mutu Tata Kelola Nasional dan Internasional di Kampus Badan Litbang dan Inovasi, Gunung Batu, Rabu (27/8/2018).

Acara yang dihadiri oleh para pakar monitoring dan evaluasi, ketua dewan redaksi/editor in chief, dan para pengelola jurnal itu dibuka oleh Dr. Ir. Hernita Wahyuni, M.Si., Kepala Bagian Evaluasi, Diseminasi dan Perpustakaan, Badan Litbang dan Inovasi (BLI) KLHK.

Dalam sambutannya Hernita yang mewakili Sekretaris BLI, mengucapkan “selamat datang di Kampus BLI Gunung Batu, dan menyampaikan pentingnya publikasi dalam menyebarluaskan hasil litbang dan inovasi yang juga merupakan sarana untuk mengkomunikasikan temuan-temuan hasil litbang kepada pengguna.”

Publikasi juga berkontribusi untuk kemajuan ilmu pengetahuan, karena dengan publikasi temuan-temuan baru dapat diketahui secara luas. Selain itu publikasi juga dapat digunakan untuk meraih nilai akademis, dimana peneliti dapat dievaluasi berdasarkan publikasi-publikasi yang telah mereka terbitkan.

Saat ini BLI memiliki 18 jurnal ilmiah yang tergabung dalam portal e-journal Portal Publikasi Badan Litbang dan Inovasi www.ejournal.forda-mof.org. Dari 18 jurnal tersebut, 10 jurnal sudah terakreditasi LIPI dan 8 jurnal belum terakreditasi. Indonesian Journal of Forestry Research (IJFR) merupakan satu-satunya jurnal BLI yang berbahasa Inggris dan telah mendapat status jurnal internasional dari LIPI.

IJFR selain terakreditasi LIPI sejak tahun 2008, juga telah berhasil mendapat  akreditasi dari Kemenristekdikti pada tahun 2018, dan mendapatkan hibah bantuan tata kelola jurnal menuju bereputasi internasional sebesar Rp.50.000.000,-.” Kata Hernita.

Sejalan dengan itu, Dr. Lukman, ST., M.Hum., Kepala Sub Direktorat Fasilitas Jurnal Ilmiah, Direktorat Pengelolaan Kekayaan Intelektual Kemenristekdikti,  menjelaskan bahwa, “Hibah pendampingan hanya merupakan stimulus atau pemacu saja, intinya langkah apa dilakukan dan bagaimana agar setiap institusi bisa naik ke peringkat yang lebih tinggi dengan perhitungan yang matang.”

Ditambahkan Lukman,  “untuk jurnal yang sudah terindeks SCOPUS dan bisa mempertahankan peringkat  akan diberikan hadiah 15 juta  - 50 juta tergantung jumlah uang dan jumlah penerimanya dan akan ada tim pakar yang akan mendampingi sehingga punya keyakinan untuk naik peringkat”.

Namun demikian, banyak tantangan yang dihadapi dalam meningkatkan kualitas pengelolaan jurnal ilmiah, termasuk dilingkup BLI, antara lain secara kontinyu melakukan konsolidasi dan koordinasi dalam upaya peningkatan kualitas tata kelola jurnal dan mendorong para pengelola jurnal untuk terus menjalin networking serta menjajagi kerjasama untuk perbaikan tata kelola jurnal termasuk pengajuan proposal hibah bersaing.

Diakhir sambutan, Hernita berharap agar acara monitoring dan evaluasi jurnal yang memenuhi standar mutu tata kelola nasional dan internasional ini dapat menjadi wadah berbagi pengalaman bagi para pengelola jurnal  untuk perbaikan tata kelola ke depannya.

Hadir pada kesempatan tersebut perwakilan pengelola jurnal dari 12 institusi yang mendapat bantuan Kemenristekdikti, yaitu : Universitas Riau, Universitas Muhammadiyah Metro, niversitas Andalas, Universitas Lambung Mangkurat, Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH), STKIP PGRI Sumatera Barat, Pusat Penelitian Kimia LIPI, Universitas Medan Area, Universitas Lampung, BLI, KLHK dan Politenik Negeri Indramayu.***(LG)