PENGARUH PERLAKUAN PANAS PADA KETAHANAN BAMBU Gigantochloa scortechinii

Bambu diketahui sebagai salah satu tanaman cepat tumbuh dan dapat dimanfaatkan untuk berbagai produk. Di negara-negara tropis seperti Indonesia dan Malaysia, bambu banyak tersedia dengan harga yang wajar, oleh karena itu bamboo dimanfaatkan untuk berbagai kegunaan.

Namun, sebagai bahan lignoselulosa, bambu rentan terhadap serangan jamur dan serangga. Karena itu, perlakuan panas merupakan salah satu pilihan guna meningkatkan daya tahan bambu.

Norashikin Kamarudin dan Krisdianto Sugiyanto, tim peneliti yang berasal dari Universiti Teknologi MARA (UiTM) Malaysia dan BLI Kementerian LHK Indonesia tertarik untuk meningkatkan daya tahan bambu menggunakan perlakuan panas menggunakan kelapa sawit melalui penelitiannya ini.

Spesies bamboo Malaysia dewasa, Buluh Semantan digunakan sebagai bahan studi dengan cara direndam dalam minyak kelapa sawit panas menggunakan berbagai temperatur dan waktu perendaman, sebelum kemudian diinokulasi dengan menggunakan basidiomycete yang disimpan dalam media.

Hasilnya menunjukkan bahwa semakin lama waktu pemanasan, ketahanan bambu semakin meningkat. Ketika temperature pada perlakuan kelapa sawit di lakukan perubahan, maka hasil yang didapatkan bervariasi.  Tertarik mengetahui keseluruhan artikel ilmiah ini? Silahkan akses Journal of Forestry Research Vol. 9 No. 1, 2012 1-5 atau klik http://dx.doi.org/10.20886/ijfr.2012.9.1.25-29

Posted By Ane Dwi septina Rabu,05 April 2017 - 11:20:12 WIB Dibaca 2 Kali

GALERI FOTO

BERITA TERKINI

Video

Sosial Media