Perpustakaan "R.I. Ardi Koesoema" | Pengaruh Perlakukan Silvikultur pada Pertumbuhan Tegakan Hutan Bekas Tebangan di Papua Selatan

Detail Berita

Pengaruh Perlakukan Silvikultur pada Pertumbuhan Tegakan Hutan Bekas Tebangan di Papua Selatan

Kondisi tegakan hutan dapat digunakan sebagai salah satu indikator untuk menentukan kemungkinan pemanenan hasil hutan termasuk penebangan pada logged over area. Hal ini dapat dilakukan dengan menganalisis kondisi tegakan tersebut dengan menggunakan data hasil pengukuran periodickyang dilakukan pada petak ukur permanen (PUP).

Pendirian PUP dilakukan oleh pemegang IUPHHK dengan tujuan untuk monitoring pertumbuhan tegakan setelah penebangan. Penelitian yang dilakukan oleh Relawan Kuswandi dari Balai Penelitian Kehutanan Manokwari, BLI Kementerian LHK menggunakan PUP  dengan  perlakuan penjarangan dan PUP yang tidak ada perlakuan silvikultur (control). Hasil penelitian yang telah dipaparkan dengan jelas ini dapat diakses melalui Indonesian Journal of Forestry Research Vol. 1, No. 2, October 2014, 117 – 126 atau klik http://dx.doi.org/10.20886/ijfr.2014.1.2.117-126