libforda | SOLUSI PENGKELASAN GAHARU YANG LEBIH OBYEKTIF

Detail Berita

SOLUSI PENGKELASAN GAHARU YANG LEBIH OBYEKTIF

Gaharu merupakan produk kayu penghasil resin beraroma wangi dari kayu genus Aquilaria dan Gyrinops (Famili: Thymelaeaceae). Pembentukan gaharu merupakan mekanisme pertahanan pohon terhadap suatu gangguan lingkungan atau penyakit. 
 
Berdasarkan Standar Nasional Indonesia, gaharu dapat diklasifikasikan menjadi beberapa tingkatan antara lain gubal gaharu, kemedangan, dan serbuk gaharu. Sistem pengkelasan yang ada didasarkan pada warna, berat, dan aroma. Hal ini menunjukkan bahwa sistem pengkelasan kualitas gaharu saat ini masih subyektif. Oleh karena itu dibutuhkan pengkelasan yang lebih obyektif yang berhubungan dengan komposisi kimia dan kadar resin. 
 
Tulisan yang telah dimuat di Indonesian Journal of Forestry Research Vol. 2, No. 1, April 2015, 1-7 ini menganalisa kualitas gaharu yang berasal dari Provinsi Sumatera Barat meliputi kemedangan C, teri C, kacangan C, dan super AB. Penelitian dimulai dengan pembuatan serbuk gaharu, kemudian diekstraksi dengan teknik soxhlet menggunakan beberapa pelarut organik (n-heksana, aseton, dan methanol). Ekstrak aseton gaharu dianalisa menggunakan GC-MS untuk menentukan komposisi kimia. 
 
Lalu, bagaimana hasil dari penelitian tim yang digawangi oleh Gunawan Pasaribu, Totok K.Waluyo and Gustan Pari ini? Silahkan klik link berikut untuk informasi lebih lengkap DOI:http://dx.doi.org/10.20886/ijfr.2015.2.1.1-7