Perpustakaan "R.I. Ardi Koesoema" | Iradiasi untuk Pengembangbiakan Cempaka Kuning

Detail Berita

Iradiasi untuk Pengembangbiakan Cempaka Kuning

Pohon ini memiliki bunga berwarna kuning keemasan dan berbau harum. Penduduk lokal kerap menyebutnya dengan nama cempaka kuning dan bambang lanang. Jika dilihat dari daerah asal penyebarannya, pohon ini biasa tumbuh di daerah Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, dan Sunda Kecil (Sosef, Hong,& Prawirohatmodjo,1998).
 
Kegunaan dari tanaman berkayu ini banyak. Kayunya dapat dimanfaatkan untuk konstruksi bangunan, furniture, hingga plywood. Sementara bagian lain dari tanaman berkayu ini diketahui dapat digunakan sebagai anti inflamasi, anti kuman,  serta anti oksidan.
 
Di beberapa daerah seperti Sumatera Selatan dan Sulawesi Utara, Cempaka Kuning dianggap sebagai tanaman berkayu yang penting untuk di kembangkan. Namun, perkembangbiakan Magnolia champaca masih memiliki kendala terkait tempat penyimpanan bibit yang kurang baik serta keberlangsungan bibit. Iradiasi sinar gamma pada benih diketahui sebagai salah satu faktor yang dapat merangsang proses biokimia dan fisiologi. 
 
Menjawab hal tersebut, sebuah tulisan ilmiah yang dibuat oleh tim peneliti BPTPTH BLI Bogor yakni  M. Zanzibar dan Dede J. Sudrajat telah dipublikasikan di Indonesian Journal of Forestry Research Vol. 3, No. 2, October 2016, 95-106. Tim peneliti menyelidiki pengaruh iradiasi terhadap perkecambahan, daya simpan benih, dan karakter pertumbuhan bibit Magnolia champaca. Benih diiradiasi dengan dosis  0, 5, 10, 15, 20, 40, 60, 80, dan 100 Gy dengan Cobalt-60.  Benih-benih yang diiradiasi dibagi kedalam 3 kelompok perlakuan, yaitu untuk uji perkecambahan, uji penyimpanan, dan uji karakteristik pertumbuhan bibit. Pengamatan dilakukan untuk parameter daya berkecambah benih, indeks perkecambahan, waktu berkecambah rata-rata, nilai perkecambahan, dan karakter pertumbuhan bibit seperti tinggi, diameter pangkal akar, jumlah daun, panjang akar, dan berat kering total. 
 
Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa  perlakuan iradiasi dosis rendah (10 Gy) dapat digunakan untuk meningkatkan perkecambahan, daya simpan, dan pertumbuhan bibit M. champaca. Bagi pembaca yang ingin mengakses keseluruhan tulisan ilmiah ini dapat mendownloadnya melalui https://doi.org/10.20886/ijfr.2016.3.2.95-106  (ads).