Perpustakaan "R.I. Ardi Koesoema" | Perpustakaan Merupakan Komponen Utama Lembaga Riset

Detail Berita

Perpustakaan Merupakan Komponen Utama Lembaga Riset

 Bogor (24 September 2012)."Perpustakaan merupakan komponen utama lembaga riset selain laboratorium" kata Ir. Wisnu Prastowo, MF., Sekretaris Badan Litbang Kehutananyang disampaikan dalam Workshop Peningkatan Kinerja Pengelola Perpustakaan Lingkup Badan Litbang Kehutanan yang dilaksanakan pada tanggal 24 September 2012 di Hotel Royal Bogor. Lebih lanjut Wisnu mengatakan bahwa tantangan perpustakaan dan pustakawan lembaga riset yaitu:

  1. Bagaimana mendorong peneliti untuk datang ke perpustakaan dan memanfaatkan sumber referensi yang ada.
  2. Bagaimana perpustakaan bisa menyediakan/mengadakan koleksi perpustakaan sesuai dengan kebutuhan.
  3. Pengelola perpustakaan menguasai sarana dan prasarana serta teknologi yang ada dan bagaimana memanfaatkannya.
  4. Pustakawan bersifat aktif memberikan informasi topik terkini kepada peneliti.
  5. Pustakawan harus aktif membangun jejaring dengan perpustakaan lain.
  6. Pustakawan harus meningkatkan kinerja dengan menentukan pola kerja yang terukur serta target capaian yang jelas dan bagaimana cara memonitornya.

Untuk menjawab tantangan tersebut, dalam Workshop yang diikuti oleh 30 orang peserta yang terdiri dari para pustakawan dan pengelola perpustakaan lingkup Badan Litbang Kehutanan dipaparkan materi-materi untuk menunjang kinerja pengelola perpustakaan yaitu:

  1.  Pengenalan Aplikasi MySIPISIS Pro berbasis web oleh FX. Bayu Raharja, S.Kom dari PT. Be IT Tjiwikram.
  2. Pemanfaatan MySIPISISPro di Perpustakaan oleh Drs. B. Mustafa. M.Lib dari Perpustakaan IPB.
  3. Teknik Penelusuran Artikel melalui Database Jurnal Online EBSCO oleh Dadi Haryadi, SE dari CV Sagung Seto selaku agen resmi EBSCO di Indonesia.
Selanjutnya dalam sesi Diskusi, workshop juga memberikan kesempatan kepada perwakilan dari setiap satuan kerja lingkup Badan Litbang Kehutanan untuk memaparkan kondisi umum perpustakaan,  rencana kerja kedepan serta saran dan usulan. Hasil akhir dari presentasi dan diskusi dituangkan dalam bentuk wrap-up. Secara umum pengelolaan perpustakaan Badan Litbang Kehutanan perlu melakukan peningkatan SDM, peningkatan sarana dan prasarana, pengembangan koleksi, peningkatan layanan dan promosi perpustakaan.(TS)