Indonesian Journal of Forestry Research & Jurnal Analisis Kebijakan Kehutanan Raih Akreditasi

Indonesian Journal of Forestry Research (IJFR) dan Jurnal Analisis Kebijakan Kehutanan (JAKK) kembali mempertahankan status akreditasi dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI). Dengan dikeluarkan akreditasi menunjukkan penghargaan dan kepercayaan kepada  pengelola jurnal yang telah menegakkan harkat dan martabat peneliti di Indonesia, demikian disampaikan Ketua Panitia Penilai Majalah Ilmiah Indonesia (P2MI) LIPI, Prof. Dr. Lukman Hakim, M.Sc  pada  Penyerahan Sertifikat Akreditasi Majalah Ilmiah Indonesia  Periode II dilaksanakan di Pusbindiklat Peneliti LIPI Cibinong, Selasa (1/11).  Lebih lanjut  Prof. Dr. Lukman menjelaskan bahwa akreditasi ini merupakan pembinaan dan tugas LIPI dalam meningkatkan pengelolaan majalah ilmiah di Indonesia.

Akreditasi  pada periode ini merupakan akreditasi pertama menggunakan  Peraturan Kepala LIPI No 3 Tahun 2014 tentang Pedoman Akreditasi Terbitan Berkala Ilmiah Indonesia yang diberlakukan per 1 April 2016.

“Perka LIPI No 3 tahun 2014, mewajibkan setiap jurnal masuk dalam sistem online per 1 April 2016” kata Kepala Pusbindiklat Peneliti, LIPI, Prof. Dr. Dwi  Eny Djoko Setyono, MSc, dalam sambutan pembukaan.

Prof Dwi Eny juga mengatakan bahwa dengan berlakunya sistem akreditasi baru tersebut telah terjadi penurunan jumlah junal terakreditasi, karena migrasi dari sistem  cetak ke  sistem online menggunakan electronic publishing system.  Saat ini jumlah  jurnal terakreditasi  LIPI sejumlah 199 jurnal,  sedangkan tahun 2015  jurnal terakreditasi sebanyak 204 jurnal. Pada penilaian periode II ini dari 18 jurnal yang mengajukan akreditasi baik baru maupun perpanjangan (re-akreditasi) hanya 11 jurnal yang lolos mendapatkan akreditasi.

Sertifikat akreditasi  IJFR diterima oleh Kepala Bagian Evaluasi, Diseminasi dan Publikasi, Ir. C. Nugroho S. Priyono, MSc, sedangkan JAKK diwakili oleh Kepala Bidang Kerjasama  dan Diseminasi, Puslitbang  Sosial Ekonomi Kebijakan dan Perubahan Iklim, Gatot Ristanto, S.H, MM.  Masa berlaku akreditasi IJFR dan JAKK adalah lima tahun terhitung mulai Juni 2016 sampai Juni 2021.

Publikasi IJFR dan JAKK dapat diunduh secara gratis melalui portal publikasi Badan Litbang dan Inovasi http://ejournal.forda-mof.org/. (TS).

 

Posted By Tutik Sriyati Rabu,02 November 2016 - 13:47:19 WIB Dibaca 8198 Kali

GALERI FOTO

BERITA TERKINI